Tutorial Hotspot Client Static IP

Hi
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana tutorial hotspot client static ip. Hotspot adalah suatu istilah bagi sebuah area dimana orang atau user bisa mengakses jaringan internet, bisa menggunakan PC, laptop atau perangkat lainnya dengan fitur yang ada WiFi (Wireless Fidelity) sehingga dapat mengakses internet tanpa media kabel.

Atau definisi Hotspot yang lain adalah area dimana seorang client dapat terhubung dengan internet secara wireless (nirkabel atau tanpa kabel) dari PC, Laptop, notebook ataupun gadget seperti Handphone dalam jangkauan radius kurang lebih beberapa ratus meteran tergantung dari kekuatan frekuensi atau signalnya.

Seperti yang anda ketahui, Hotspot MikroTik bisa melalui beberapa cara yaitu, DHCP, PPPoE dan Static. Kalau biasanya Hotspot MikroTik secara umum adalah dengan DHCP, maka kali ini saya akan jelaskan bagaimana client bisa terhubung dengan cara static.

Client yang sedang kita bahas pada artikel ini adalah client Point To Point antar radio yang tidak ingin akses internet melalui login page. Jadi di sini kita akan set IP statis untuk Akses Point Indoor dan security menggunakan WPA2-PSK. Topologi yang saya gunakan adalah :

  • Bullet M2HP sebagai AP Pusat
  • TP-Link CPE210 sebagai client
  • Netis Wf2411e sebagai AP Indoor
  • Range IP Hotspot 192.168.19.0/24

Pertama Set Bullet M2HP sebagai Akses Point dan aktifkan fungsi WDS.

Kedua, Set TP-Link CPE210 sebagai client/station, Jangan lupa aktifkan fungsi WDS.

Setelah AP dan Client terkoneksi dengan baik, selanjutnya adalah kita alokasikan 1 ip hotspot untuk kita binding, di sini sengaja saya mengaktifkan wds supaya mac wan dari AP Netis bisa terbaca di host mikrotik. dalam contoh saya mengalokasikan 1 ip hotspot yaitu 192.168.19.41. Selanjutkan colokkan kabel lan dari POE TP-Link CPE210 ke port wan AP Netis, lalu kita set ip wan static.

Silahkan anda cek status WAN apakah sudah terkoneksi atau tidak. Selanjutnya cek host di mikrotik apakah sudah terbaca, apabila sudah terbaca, lakukan binding ip dan mac yang terdeteksi via ip host.

Lalu silahkan anda binding mac dan ip tersebut, sehingga AP Netis dapat menyalurkan internet dari MikroTik.

Langkah terakhir, bikin sebuah simple queue untuk limitasi client tersebut berdasarkan ip. Dalam contoh saya set limitasi 5Mbps.

Yang perlu anda ketahui, cara ini bisa di terapkan dengan menggunakan Akses Point Indoor merk apapun selama AP tersebut memiliki port WAN. Akhir kata semoga tulisan saya ini berguna untuk anda dan apabila ada pertanyaan, silahkan meninggalkan komentar di bawah ini atau via Fans Page alicia-network di Facebook.

Semoga bermanfaat.

2 Comments

  1. Muhammad Fajar Maqidi November 16, 2018
    • alicia-network.com November 17, 2018

Leave a Reply